Demi mendapatkan sebuah kaos (ukuran M) bertuliskan I LOVE BLOGDETIK, maka dengan segala keterpaksaan *yang menyenangkan* aku menulis sesuatu yang berbeda sekali dari yang seharusnya ditulis di blog ini…tentang IT (keren kan…yey, it’s gonna be fun!!)
Sekalian aja mengaktifkan kembali blogdetik-ku ini. ^_^
Awalnya adalah kemunculan Bapak Taufik Hasan tempo hari di MetroTV yang berbicara mengenai INA-ICT-Award (INAICTA) 2010 membuat aku mencari tau, INAICTA itu apa sih (sebelumnya udah pernah tau sih, cuma gak ‘pay attention’ aja). Ternyata menarik!
Akhirnya mendaftarlah aku untuk ikut workshop ‘Bikin Blog-mu Menarik dengan Multimedia Blogging’ tanggal 24 Juli 2010 jam 09.00 - 12.00 WIB. Ketika pada hari H tiba di lokasi pendaftaran, ternyata gak ada workshop yang judulnya itu…bingung kan??! Setelah bertanya-tanya ternyata judulnya berubah menjadi ‘Internet Sehat: Jurus Jitu Memulai NgeBlog dan Facebook untuk Belajar Mengajar’. Nah loh! Kalo judulnya begini kayaknya aku salah masuk workshop nih…hehehe…
Tapi terlanjur di sana, sayang ah kalau balik lagi, gak apa-apa deh ikutan aja. Begitu masuk ke ruangannya, bener juga nih, salah…pesertanya kok banyak anak SMA :))
Dan yang namanya workshop itu bukannya ruang praktek ya, kok ini gak ada peralatannya ya (komputer/laptop)? Yah gak apa-apa juga deh, menempatkan diri sebagai orang tua yang ingin belajar mengenai internet sehat untuk anak-anakku saja
Selama workshop sambil memegang BB (ih, gaya!), ceritanya mau live twit workshop nih. Yuk, mulai!
Pertama mengenai tagline INAICTA 2010 ‘Membangun Kreativitas Digital untuk Kemakmuran Bangsa’. Kalau dibaca dari webnya, tagline ini sepertinya disesuaikan dengan misi yang diemban yaitu ‘INAICTA pada tahun 2010 ini merupakan puncak dari segala jenis aktivitas lomba karya cipta teknologi informasi dan komunikasi yang ada di tanah air’, dan latar belakangnya yaitu ‘untuk mendorong dan menggali potensi dan kreativitas anak bangsa di bidang TIK sehingga menghasilkan produk dan jasa TIK yang berkualitas, memiliki daya saing dan nilai jual ke pasar domestik, regional dan internasional’.
Dan workshop pun dimulai. Dibuka oleh Mas Acep Syaripudin dari Internet Sehat, yang mempunyai tagline ‘wise while online think before posting’, yang menceritakan bagaimana internet telah mengubah cara berkomunikasi dan bersosialisasi. Contohnya, yang dulu pakai diary, sekarang ada blog; wartawan dulu pakainya notes book, sekarang cukup dengan HP multimedia. Internet yang dulu mahal dan eksklusif, sekarang menjadi sesuatu yang murah & mudah, bahkan anak jalanan juga sudah ada yang tahu penggunaan internet (program Lab. Komputer Sehat).
*Nulis ini sambil buka contekan timeline di twitter :D*
Kemudian ada lagi survey-survey mengenai penggunaan internet, yang menyebutkan pengguna internet Indonesia sudah mencapai 38 M (berdasarkan survery google.com), dan Facebook adalah top site #1 di Indonesia. Wow!
Nah, kalau mau eksis di dunia maya, ngeblog aja! Jadilah Blogging Idol. Ada loh blogger yang tulisan-tulisannya diterbitkan jadi buku, sampai dibuat filmnya. Sumber ide ngeblog bisa dari mana saja, diantaranya ada tiga sumber, yaitu eXistence, eXperience, eXperiment. Seperti ide utama blog-ku ini, berasal dari experience-ku melangsing
Terus ada lagi mengenai 8 kiat dasar internet sehat, salah satunya menjaga password, dan jangan terlalu mengumbar data, teman dan foto di Facebook karena bisa terjadi bahaya impersonation (ditiru dan disalah gunakan).
Pembicara kedua, Mas Faisal Kamal dari Bisma Education center, yang memaparkan tentang Peta Belajar Internet Bermanfaat. Ada 10 IDE memulai aktifitas di Internet, yaitu: Email, Video, Messager, Blog, Afiliasi, Social Media, Artikel, Domain, Hosting, dan Mesin Pencari. Pesannya, ‘Jangan kaku sama teknologi, kalau kaku ketinggalan…jadi fleksibel aja.’
Yang aku baru tahu dari Mas Faisal adalah ada social network yang namanya ning.com, katanya bagus untuk komunitas. Wah, jadi ada ide untuk bikin komunitas hypnolangsing nih, yuk!
Satu lagi pesannya, ‘Jangan gunakan foursquare untuk private area!’
Materi selanjutnya adalah saatnya ngeblog dengan blogdetik. How to be a ‘citizen jurnalism’ (ih, keren banget bahasanya). Sebelum ngeblog, musti tahu dulu syarat mutlak ngeblog yaitu harus punya email! Pembicaranya Mas Karmin aka @fanabis dari blogdetik.
Ngeblog di blogdetik itu bisa memberikan banyak keuntungan loh, karena pelanggan dan komunitas loyal situs detikcom sudah terbentuk, dan tanpa harus bersusah payah mempromosikan blog kita, bila postingan kita terpilih oleh admin, bisa tampil di halaman muka detikcom selama 1 hari, dan itu dibaca oleh ribuan (kurang lebih 15 ribu) pembaca detikcom.
Sesi ini juga diselingi dengan sesi tanya jawab, dari sini bisa terlihat antusias dan keingintahuan dari peserta (terutama para remaja SMA itu).
Nah, mumpung ada dari blogdetik, boleh nih tanya-tanya. Kebetulan account blogdetik-ku ini rada tidak ter-update, sudah berpindah ke blogspot.
Pertanyaanku pertama, “Blogdetik bisa utak-atik template dan themes gak? Karena alasanku pindah dari blogdetik ke blogspot, blogspot bisa dimodifikasi themes-nya sesuai dengan kemauan kita”. Sayangnya jawabannya belum, tapi kedepannya akan bisa. Baguslah!
Pertanyaanku kedua, “Blog kita di blogdetik bisa ditambah widget yang terhubung dengan social media gak (twitter/facebook)? Sehingga bila ada update post, bisa ter-sharing langsung di socmed”. Sekali lagi sayangnya jawabannya belum bisa, tapi akan bisa ke depannya. Sip!
Pertanyaan ketiga, “Memanfaatkan kelebihan blogdetik yang bisa menampilkan postingan kita di halaman muka detikcom, apa kriterianya sehingga bisa terpilih oleh admin?” Jawabannya kira-kira seperti ini, postingan itu harus menarik, diutamakan yang berkaitan dengan kejadian yang sedang hangat-hangatnya diperbincangkan, dan karena detikcom adalah segmen sosial politik, maka topik itu yang kemungkinan besar terpilih. (wah, kalau begini postinganku gak bakalan pernah masuk nih *sigh* - semoga ada kebijakan lain dari admin).
Sebelum workshop ditutup, ada ‘lawakan’ dari Mas Karel dari blogdetik juga (ih, orang IT ternyata bisa melucu ya… :p). Sayang aku gak bisa kasih live twit, XL di ruangan itu kok tiba-tiba byar pet SOS! Intinya kata beliau, ngeblog itu harus diniatkan dulu, kalau sudah ada niat, selanjutnya akan mudah.
Terakhir, sebagai tantangan dari blogdetik, maka dibuatlah kuis bagi peserta workshop, yaitu barang siapa bisa yang menuliskan ulasan tentang jalannya workshop internet sehat ini akan mendapatkan masing-masing 1 buah kaos I LOVE BLOGDETIK, untuk 5 orang. So that’s why I wrote this posting
Pembelajaran Internet Sehat kemarin sangat membuka wawasan dan menambah pengetahuan tentang positif dan negatif-nya berinternet dan bagaimana mengatasinya.
*Tapi sungguh disayangkan mengapa yang bertanya gak dapat boneka TUX ya…huhuhu… (mupeng)*
Oh ya, postingan ini juga aku copy paste ke blogspot-ku ya…silahkan dikunjungi juga. Salam
Lama juga gak update blog ini ya…hhmmm…melihat sahabat-sahabatku yang terus melangsing membuat aku semangat untuk bercerita lagi di sini. ^_^
Malam kemarin menjadi sangat istimewa karena acara ‘Have an Excellent live with Commonwealth & HypnoLangsing‘ - FX Senayan, mempertemukan aku dengan mereka-mereka yang melangsing, dan enjoy dengan prosesnya.
Ketika ada pertanyaan:
“Sebenarnya perubahan apa yang sih yang terjadi ketika menjalankan HypnoLangsing dibandingkan sebelumnya?”
Well, untukku tidak ada perubahan drastis, hanya saja setelah mengenal hypnolangsing aku lebih enjoy dengan tubuhku, lebih memaknai kalimat ‘no effort no gain’ bukan ‘no pain no gain’….dan bukan lagi ‘bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian’ tapi ‘bersenang-senang dahulu, lebih bersenang-senang kemudian’.
Seperti yang selalu dikatakan Juli Triharto, bahwa melangsing adalah pekerjaan diri “it’s all about inside job, so go inside…” Caranya dengan melatih kemampuan pikiran dan tubuh kita sendiri.
Perubahan perilaku setelah menjalankan HypnoLangsing…sesuai dengan 5 magic rules saja
- Aku membedakan lapar fisik dan lapar emosi, dan hanya makan ketika lapar fisik…setiap cemilan adalah makan, aku sempurnakan pada skala lapar berikutnya.
- Aku makan makanan yang kuinginkan, dan kalau pun keinginan terhadap suatu makanan berkurang atau hilang, itu bukan karena aku menghindarinya, tetapi lebih karena makanan itu sudah tidak menginspirasi pikiran dan tubuhku lagi.
- Tiap suapan lebih sedikit jumlahnya dan aku makan lebih lambat, even di resto fast food
- Aku mengontrol skala laparku, ketika sudah terasa netral, aku berhenti makan (walau kadang aku merasa seperti full, tapi itu bukan masalah, maafkan saja dan sempurnakan pada skala lapar berikutnya)
- Di kantor, lebih baik beli makan sendiri daripada minta tolong OB, naik tangga lebih menyenangkan daripada naik lift, tidak menggerutu ketika naik kendaraan umum & diturunkan lebih jauh dari tempat tujuan…kesempatan untuk speed up metabolism.
Men-sugesti diri bahwa setiap gerakan, sekecil apa pun bisa meningkatkan metabolisme tubuh.
Itu saja!Jadi…ternyata melangsing itu mudah kalau kita tahu cara enjoy melakukannya.
Semenjak orang mulai menyadari perubahan pada diriku, banyak juga komentar yang disertai dengan pertanyaan.
“Lo langsingan, Lin, pake apaan?”
“Gak pake apa-apa. Gue ikut hypnolangsing.”
“Hah! Apaan tuh? Lo diapain? Disuruh tidur ya? Di-hipnosis biar gak suka makan ya? Jangan-jangan lo dibikin gak doyan makanan?”
Dan…masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan dan prasangka-prasangka lain. Malah ada yang berkomentar, “Gue mah gak mungkin bisa berhasil pake hipnosis, gue gak mempan ‘digituin’.”
Hhhmmm…maksudnya ‘digituin’ itu diapain ya?? Hehehe…
Sebenernya apa sih yang aku alami selama proses hypnolangsing?
Hypnolangsing yang aku jalani memiliki persyaratan mutlak, yaitu open mind. Dengan open mind, aku dapat dengan mudah menerima sugesti yang diberikan, kemudian melakukannya tanpa perlu mempertanyakan.
“Lo disuruh tiduran terus ya, trus begitu bangun, lo jadi gak doyan makan?”
No! Hypnolangsing bukan seperti itu, hypnolangsing bukan seperti hipnosis panggung yang membuat ‘korban’nya tertidur, lalu si hipnotis memberikan sugesti-sugesti, kemudian membangunkan ‘korban’-nya lagi, dan dalam sekejap saja si ‘korban’ menjadi tidak doyan makan dan merasa sudah langsing. Bukan! Cara seperti itu tidak akan pernah berhasil.
Hypnolangsing adalah proses, tidak memberikan hasil dalam sekali tutupan mata. Hypnolangsing bukan pula perlombaan siapa yang paling cepat menurunkan berat badan.
Hypnolangsing adalah self-hipnosis, setiap orang memiliki hasil yang berbeda. Tidak ada positifnya membandingkan hasil pribadi dengan orang lain.
Pada awalnya aku dibantu oleh hipnoterapis dalam tiga sesi pertemuan. Pada masa-masa ini, aku sering kali mengerutkan kening dan memikirkan makna sugesti yang baru diberikan. Like Whitney Houston, I think, “It’s not right but it’s okay!”
Namun proses pembelajaran itu tidak berlangsung lama, tanpa perlu mempertanyakan, aku melakukan sugesti yang diberikan; dan ajaibnya, semakin lama, sugesti itu semakin otomatis dan refleks pada diriku. I know that I can do my self-hipnosis. It’s me, who’s taking control now!
Jadi sekali lagi bisa aku ulangi, HypnoLangsing adalah proses, kecepatannya ditentukan oleh kita sendiri.
“Jadi tiga kali sesi itu isinya apa aja ya?”
Nah kalau yang ini, nanti aja jawabnya ya, dipostingan berikutnya…
Biasanya orang mulai makan dengan berkata, “Itadakimasu” (selamat makan), tapi di Tomoe Gakuen lain. Sebelum makan semua bernyanyi. Kepala sekolah pemusik, dia menciptakan satu lagu khusus berjudul Lagu untuk Dinyanyikan Sebelum Makan Siang. Sebenarnya dia hanya mengarang kata-katanya dan menyesuaikannya dengan nada lagu yang sangat terkenal Row, Row, Row Your Boat. Kata-kata yang disusun Kepala Sekolah seperti ini:
Yuk kunyah baik-baik,
Semua makananmu;
Yuk kunyah baik-baik,
Nasi, ikan, sayur!
Barulah setelah menyanyikan lagu itu, mereka semua mengucapkan “Itadakimasu.”
Syair lagu ciptaan Kepala Sekolah sangat pas dengan nada lagu Row, Row, Row Your Boat. Sampai bertahun-tahun kemudian banyak murid sekolah itu percaya lagu tersebut memang lagu wajib pengantar sebelum makan.
Kepala Sekolah mungkin menciptakan lagu itu karena beberapa giginya sudah tanggal. Tapi dia selalu mengatakan kepada anak-anak untuk makan pelan-pelan, bahkan mereka boleh berlama-lama makan sambil mengobrol. Jadi lebih besar kemungkinan dia membuat nyanyian itu untuk mengingatkan murid-muridnya akan pentingnya makan dengan santai.
Setelah bernyanyi keras-keras, semua anak serentak mengucapkan “Itadakimasu” dan mulai menyantap “sesuatu dari laut dan sesuatu dari pegunungan”.
Selama beberapa waktu Aula menjadi sunyi.
[Kuroyanagi, Tetsuko. 2003. Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela, hal 46-47. Gramedia Pustaka Utama]
Kalimat yang sangat tidak menginspirasi, yang aku dengar beberapa waktu belakangan ini.
“Masa sih?”
Berat badanku memang belum mencapai berat badan ideal jika dihitung dengan hitungan BBI, saat ini masih dikitaran 63 kg, sedangkan berdasarkan perhitungan, BBI-ku adalah 58 kg.
Kalimat yang sangat tidak menginspirasi itu dapat memberikan dua pilihan dan tindakan bagiku, pertama, aku terbuai dengan kalimat itu & mengamininya, merasa sia-sia…menjadikan aku stress & tidak pede (lagi), melampiaskannya dengan makanan, lalu gemuk lagi?
Atau aku mengabaikan faktor eksternal tersebut & melanjutkan proses pelangsingan pada diriku?
Aku telah berhasil menurunkan berat badan sebanyak 20 kg, selama ini aku berhasil mempertahankannya & tubuhku masih terus berproses melangsing. That’s it! Dan itu LUAR BIASA!
Daripada memikirkan faktor eksternal tersebut, aku kembali pada faktor internal yang mendorongku untuk langsing
“Aku langsing bukan untuk orang lain, aku langsing karena aku ingin. Aku mencintai diriku & tubuhku berhak mendapatkan cinta itu.”
HypnoLangsing itu mudah….it’s all you, taking control!
“Saya berusaha untuk tidak betul-betul pantang. saya suka French fries, saya doyan burger yang enak, dan saya suka pai. Dan, itu oke-oke saja. Saya akan tertekan kalau saya tak pernah bisa memakan apa yang saya suka,” tutur Michelle, yang sering terpilih sebagai salah seorang perempuan paling stylish di dunia.
“….bagi saya, itu soal membuat batasan-batasan baru. Saya mendapat beberapa tantangan dengan itu, tapi saya mengimbanginya.” (femalefirst.co.uk/ATI)
Ya, itulah yang aku lakukan dalam HypnoLangsing, “I eat what I want, not what I have to eat.”
Sebenarnya semenjak menyadari dan disadari oleh beberapa orang (terima kasih untuk komentarnya :D), bahwa terjadi pelangsingan terhadap tubuhku, aku ingin sekali berbagi cerita…tapi keinginan itu sempat tertunda karena aku tidak mau dikatakan hanya omong kosong atau hanya ingin mendapatkan pujian.
Tapi aku ingin sekali berbagi cerita, selama itu demi kebaikan, siapa tahu memang ada yang memerlukan informasi dari ceritaku ini. Selama bertahun-tahun aku ingin sekali menurunkan berat badan, dan selama itu juga aku mencoba berbagai cara, dan aku sempat berpikir aku tidak akan pernah bisa melakukannya. Tapi sekarang aku tahu bahwa aku bisa dan aku tahu cara melakukannya, jika berbagi cerita tentang bagaimana aku melakukannya bisa membantu orang lain, hal ini akan membuatnya memang pantas untuk diceritakan
Berbagai cara telah aku coba, namun sejujurnya aku tidak punya petunjuk sedikitpun untuk benar-benar menurunkan berat badan.
“Diet dan olahraga!” - Kalimat sederhana yang tampak luar biasa yang sering kali aku dengar, tapi aku tidak pernah bisa melakukannya sebelumnya.
Aku mencoba diet, tapi aku tidak mau terlalu dibatasi dan aku tidak tahu sampai kapan aku harus melakukannya. Aku menghitung kalori, tapi aku tidak benar-benar bisa menghitung dengan benar. Aku olah raga, tapi aku tidak pernah punya waktu untuk melakukannya.
Sampai suatu hari aku diperkenalkan dengan HypnoLangsing. Yang katanya bisa mengendalikan pola makan melalui pikiran bawah sadar dengan mem-program atau re-install kebiasaan yang berkaitan dg pola kebiasaan baru. Aku tidak mengerti?
Tapi ternyata hypnolangsing sangat mudah. Tidak perlu dipikirkan, hanya diikuti aturannya dan lakukan! Dan yang lebih penting, tidak ada DIET, tidak harus menghitung-hitung kalori, dan tidak perlu melakukan olah raga secara khusus. There isn’t No Pain no Gain, but No Effort No Gain. Yang penting usaha dan aku melakukannya dengan enjoy
Tidak seperti program penurunan berat badan yang lain. Hypnolangsing menganjurkan untuk tidak sering-sering menimbang berat badan. Itulah sebabnya aku tidak tahu persis berapa kilo per bulan yang berhasil aku turunkan, yang terlihat adalah setelah 6 bulan berat badanku turun 20 kg
Aku bisa melakukannya, anda juga pasti bisa melakukannya, karena hypnolangsing mengandalkan faktor Internal dari dalam diri dan bukan ketergantungan pada faktor Eksternal.
Ini foto sebelum dan sesudahnya….
Sebagian besar yang aku lakukan sudah aku tuliskan dipostingan sebelumnya. Silahkan dilihat-lihat. Bila ada pertanyaan, aku akan sangat senang membantu sesuai kemampuanku.